Sinergitas Kartun Gunungsari dengan Mahasiswa KKN, BUMDes dan Pemdes

by Yun CiamisZone

SADANANYA,- Sebagai bentuk realisasi dari Pelatihan Kewirausahaan dan Sinergitas Karang Taruna Kecamatan Sadananya beberapa waktu lalu, Karang Taruna (Kartun) Tunas Harapan Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya menggelar Jalan Sehat dalam rangka perpisahan Mahasiswa KKN Unigal, di kawasan Wisata Cadas Ngampar, Kamis (07/03/2019).

Ketua Karang Taruna Tunas Harapan Desa Gunungsari, Wawan Suwandi mengakui, digelarnya Jalan Sehat merupakan bentuk sinergitas Kartun dengan mahasiswa KKN Unigal yang selama ini mengabdi di Desa Gunungsari, selain itu kegiatan juga didukung oleh Pemerintahan Desa Gunungsari dan BUMDes setempat.

“Kami akan selalu bersinergi dengan berbagai pihak, baik pemerintahan desa dan BUMDes atau pun pihak lain seperti halnya hari ini dengan mahasiswa yang ber-KKN di Gunungsari,” katanya.

Dijelaskan Wawan, sinergitas ini sebagai wujud Karang Tarunas akan terus bergerak untuk ikut membantu mensejahterakan warga yang diawali dengan hidup sehat melalui Jalan Santai.

Untuk program selanjutnya, masih banyak garapan diantaranya bagaimana bersinergi dengan BUMDes dalam hal pengelolaan wisata Cadas Ngampar.

“Kami juga memberikan pemahaman kepada warga agar selalu menjaga kelestarian obyek wisata Cadas Ngampar, dan berupaya agar bisa mempromosikan asset wisata ini ke warga diluar Gunungsari dengan harapan kedepan bisa dikunjungi oleh wisatawan nusantara bahkan mancanegara,” tegasnya.

Diakuinya saat ini obyek wisata Cadas Ngampar memang dikelola oleh BUMDes namun mayoritas orang-orangnya didominasi oleh warga Karang Taruna.

Harapan kedepan, pihaknya melestarikan sumber daya alam dengan menjaga tradisi yang ada, ditunjang fasilitas memadai bagi wisatawan, termasuk menyiapkan bebagai produk unggulan khas Gunungsari mulai dari hasil kerajinan batu ali sampai ke sejumlah kuliner khas olahan.

Setelah melakukan kegiatan jalan sehat, dalam waktu dekat program dibidang kerohanian sedah menunggu, yaitu acara Peringatan Hari Besar Islam (PHBI).

“Sehatkan dulu fisiknya lalu rohaninya, sehingga apa yang kita lakukan akan diberkahi,” katanya.***

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.
*
*